PENTINGNYA VAKSINASI PADA HEWAN KESAYANGAN

Apa itu vaksin?

Vaksin adalah suatu zat yang merupakan suatu bentuk produk biologi yang diketahui berasal dari virus, bakteri atau dari kombinasi antara keduanya yang dilemahkan. Sedangkan vaksinasi adalah tahapan pemberian vaksin untuk memunculkan antibodi spesifik didalam tubuh. Kemampuan tubuh untuk menahan atau dari hewan ke manusia menghilangkan benda asing disebut imunitas. 

Imunitas dibagi  mejadi dua tipe, yaitu innate immunity dan acquired immunity. Innate Immunity  atau pertahanan tubuh bawaan diperoleh dari susu colostrum dan  plasenta induk, tidak ditujukan untuk melawan penyakit tertentu sehingga tidak memberikan respon langsung untuk melindungi tubuh.  Sedangkan acquired immunity  atau pertahanan tubuh Perolehan/Adaptif  diperoleh dari vaksinasi sehingga membentuk suatu pertahanan yang bekerja untuk melawan bila agen asing menyerang tubuh hewan kesayangan kita.

Manfaat vaksin?

  1. Mencegah penyebaran penyakit Zoonosis dapat menular dari hewan ke hewan atau dari hewan ke manusia 
  2. Melindungi resiko kematian dari virus atau bakteri
  3. Menghemat biaya dan waktu pemilik karena sakit yang berkepanjangan dapat merugikan waktu dan finasial pemilik hewan

Syarat untuk vaksinasi?

  1. Cukup umur, berat badan ideal 1 kg
  2. Sudah diberi obat cacing selama 4-5 hari
  3. Kucing baru adopsi sudah melalui masa adaptasi selama  7-14 hari
  4. Sehat dalam artian (tidak ada demam, napsu makan baik, tidak muntah, tidak diare)
  5. Tidak ada masalah kulit yang berlebihan
  6. Tidak memberikan vaksin pada kucing hamil

Apa Efek samping pemberian vaksinasi?

Efek samping pemberian vakasin sangat jarang terjadi. Sebagian kecil napsu makan  menurun, sisertai demam. Hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kestabilan tubuh setelah vaksinasi adalah dengan memberikan vitamin, tidak berpergian jauh, dan  tidak di mandikan selama 1 minggu

Kapan waktu pemberian  vaksinasi?

Vaksin pada kucing dapat  diberikan diusia: 8, 9, dan 16 minggu sedangkan untuk anjing dapat diberikan di usia 6, 8, 9, 12, dan 16 minggu .  Jenis vaksin sebagai berikut:

Vaksin kucing meliputi:

  1. 8, 12, dan 16 minggu ; vaksin yang digunakan felocell 3/ felocell 4
  2. 16 minggu; vaksin yang digunakan defensor3
  3. Annual; Felocell 3/Felocell 4+ defensor 3

Vaksin Anjing meliputi:

  1. 6 minggu; Vanguard plus 5/L/Vanguard Plus 5/CV-L
  2. 8 minggu; Bronchicine CAe
  3. 9 minggu; Vanguard plus 5/L/ Vanguard Plus 5/CV-L
  4. 12 minggu; Vanguard plus 5/L/ Vanguard Plus 5/CV-L/ Bronchicine CAe
  5. 16 minggu; defensor 3
  6. Annual: Vanguard plus 5/L/ Vanguard Plus 5/CV-L/ Bronchicine CAe

Apa saja Penyakit yang dicegah setelah vaksinasi?

Penyakit yang dapat dicegah pada Kucing:

  1. Feline panleukopenia virus; penyakit yeng menyerang system pencernaan biasanya ditandai dengan bau mulut yang khas, diare berdarah, muntah , dehidrasi, demam. Sering terjadi pada kitten, namun tidak menentu kemungkinan untuk kucing dewasa
  2. Rhinotraceatis; Infeksi saluran pernafasan atas yang disebabkan oleh bakteri
  3. Feline calisi virus; penyakit yeng menyerang saluran pernafasan lebih kompleks disertai leleran pada hidung, kesulitan bernafas, sariawan disekitar mulut.
  4. Clamydia; radang selaput mata yang sebabkan oleh bakteri  yang bisanya menyerang kitten usia 2-4 bulan
  5. Rabies; penyakit Anjing gila yang bisa menular dari hewan ke manusia, atau dari manusia ke manusia yang meyerang system saraf pusat

  Penyakit yang dapat dicegah pada Anjing

  1. Canine parvovirus; menyerang saluran pencernaan menyebabkan diare berdarah dan muntah Kejadian infeksi pada umur anjing 2-3 bulan
  2. Canine distemper; gejalanya hampir sama seperti Parvovirus tetapi lebih kompleks dapat menyerang saluran pernafasan, pencernaan, dan sistem syaraf sehinga menyebabkan kerusakan syaraf permanen sampai kematian sering meyerang anjing usia 3 bulan
  3. Infectious canine hepatitis; virus ini disebabkan oleh Canine Adenovirus Tipe 2 menyerang hati. Gejalanya berupa gangguan pernafasan, anoreksia, demam, muntah, kekuningan, dan dapat menimbulkan penimbunan cairan di rongga perut (ascites) akibat kerusakan hati.
  4. Canine parainfluenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, yang menyerang saluran pernafasan atas dan dapat menimbulkan gejala bersin-bersin dan ingusan.
  5. Kennel Cough Penyakit ini dapat menimbulkan gejala berupa batuk kering maupun berdahak disebabkan oleh Bordetella bronchiseptica menyebakan infeksi Tracheobronchitis
  6. Leptospirosis penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira sp. penyakit ini dapat ditularkan melalui urin tikus yang terinfeksi/memakan tikus. Ciri-ciri terkena penyakit ini yaitu ada gejala demam tinggi, muntah, dan nampak kekuningan pada mukosa gusi, bola mata, telinga dan semua bagian tubuh karena  bakteri ini menyerang hati dan ginjal.

Selalu Konsultasi ke Dokter Hewan untuk pemberian Vaksinasi yang tepat!

Leave a Comment